Saturday, June 23, 2007 by Adi
 Setelah lama ditunggu akhirnya hadiah itu datang juga. Sebenarnya hadiah ini untuk loenpia yang memang sering ngadain lomba-lomba buat komunitas kita sendiri. XS Project Hadiah yang aku janjikan waktu pertama kali nyumbang hadiah adalah produk daur ulang dari XS Project. XS Project adalah sebuah organisasi yang mendaur ulang sampah plastik menjadi barang-barang daur ulang yang sangat bagus untuk dipakai.
Konsep XS Project adalah membeli sampah plastik dari pemulung dengan harga yang lebih tinggi dan membuat barang-barang daur ulang yang gw pikir cukup populer untuk kita pakai seperti tas (pengen beli tp kok mahal abis, next time deh :p ) , dompet, filing, tempat pensil dll.
Memang barang-barang seperti ini tidak populer di Indonesia karena harganya yang cukup mahal tetapi itu pantas kalau melihat usaha pengurangan sampah yang mereka lakukan, jadi gw pikir nilai barang daur ulang itu semacam apresiasi buat mereka. Kali ini gw pesen beberapa barang, selain untuk hadiah adek gw yang cewek yang baru masuk SMA tahun ini dan nilai UANnya lebih dari memuaskan (rata-rata 9 *senyum lebar* ). Gw pikir ngasih hadiah atau menggunakan barang-barang daur ulang harus jadi tren saat ini melihat sampah kita yang mulai menggunung itu :)
Tas Belanja Selain itu sebenernya gw masih ada 2 tas belanja yang gw dapet dari Belanda. Kalo di Belanda bawa tas belanja sendiri sih udah biasa, jadi waktu gw bikin konsep kampanye tas belanja buat
Semarang gw minta dikirimin beberapa tas belanja dari sana buat nyari ide. Nah karena gw udah kebanyakan tas belanja, gw pengen nyumbangin tas belanja ini tapi belom ada ide gimana caranya. Mau bikin sayembara lewat blog ini tp kok kayaknya gak ada yg minat neh :p Kalo ada yg minat kasih tau lewat komen yah, ntar gw bikin-in sayembara ala blog & lingkungan hehehe~ (klik sini kalo mau lihat skrinsut tasnya lebih banyak)
Labels: lingkungan
Baca selengkapnya...
| »
Friday, June 15, 2007 by Adi
Setelah artikel di koran hari ini telpon dikantor tidak berhenti berdering. Rupanya masyarakat pun sebenarnya sudah sadar akan lingkungan kalau ada jalannya. BTW ngangkat telpon + ngasih penjelasan tuh capek juga yah *terbayang kerja customer service* Tentang kotak takakura bisa dilihat di loenpia dan blog ini juga :) Salam lestari
Labels: lingkungan
Baca selengkapnya...
| »
Tuesday, June 12, 2007 by Adi
 Gw baru mendengar kata ini 2 minggu lalu ketika Mas Inunk (senior gw di kantor) pengen bikin pilot project di Semarang buat eco driving. Dan setelah ngubak-ngubek di dunia maya buat nyari bahan mulailah gw terap-in di diri sendiri buat sekitar 1 mingguan ini. Eco driving adalah gaya mengemudikan kendaraan dengan perlakuan tertentu sehingga bisa menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang dari kendaraan kita sehingga bisa memberikan kontribusi perlambatan penebalan gas rumah kaca. Sebenarnya menggunakan kendaraan umum adalah solusi yang paling jitu buat mengurangi emisi gas buangan kendaraan tapi banyak dari kita yang kalau dilihat dari mobilitas dan beberapa faktor lain tidak bisa menggunakan kendaraan umum maka eco driving jadi salah satu solusi buat kita yang berkendaraan pribadi untuk berkontribusi terhadap perlambatan perusakan lingkungan yang sudah terjadi di rumah kita sendiri yaitu bumi.
Eco driving sebenernya mudah untuk dilakukan tapi sekali lagi memang butuh usaha dan pengorbanan dari kita sendiri untuk merubah kebiasaan gaya hidup kita. Ini beberapa tips mengenai eco driving dalam berkendaraan:
Pertama, antisipasi/menghindari kondisi jalan yang macet, dengan menghindari jalan yang macet berarti waktu perjalanan kita akan lebih pendek dan semakin sedikit pula buangan gas kita. Memang rada repot karena kita diharuskan cari jalan-jalan alternatif kalau kita hidup di jalan yang penih kemacetan dan untungnya gw sendiri suka lewat jalan belakang kalo ke kantor aka tidak lewat jalan utama karena gak suka polusi. Nyobain ngitung-ngitung perbedaan waktu antara lewat jalan yang macet dan gak memang ada perbedaan antara 5 - 10 menit. Itu perhari, itung aja kalo setahun bisa hemat berapa jam dan nantinya bisa dibayangin juga bisa dihemat berapa liter bensin dan buangan gas kendaraan kita.
Dua, menaikkan dan menurunkan kecepatan dengan lebih "lembut", selain lebih aman dengan menaikkan dan menurunkan gas dengan lebih 'lembut' akan menggunakan lebih sedikit bahan bakar, mengurangi penggunaan rem
Tiga, jangan menyalakan kendaraan ketika sedang menunggu. Biasanya sih suka dilakuin buat orang yang punya mobil dan lagi nunggu sesuatu biasanya pada nyalain mobil buat nyalain AC.
Empat, rawat kendaraan secara teratur dan ganti filter udara kalo memang sudah saatnya diganti.
Lima, sewaktu berkendaraan aturlah kecepatan semaksimal mungkin pada kecepatan yang tetap. Biasanya gw kalo dalam kota Semarang gw bisa atur pada kecepatan 50 - 60 Kilometer per jam.
Intinya sih mungkin itu yah, jadi dengan gaya berkendaraan saja sebenarnya kita juga sudah bisa memberikan pengaruh yang signifikan untuk lingkungan kita. Mungkin kita bisa bilang masak sih gitu aja bisa membuat perubahan di alam? Tapi memang sudah saatnya kita untuk lebih bertanggungjawab terhadap masalah yang kita buat sendiri (baca gas buang kendaraan). Dan sebenarnya dengan lebih memperhatikan gaya berkendaraan kita selain membantu mengatasi masalah lingkungan, kita juga menghemat penggunaan bahan bakar kita. Menurut situs Ford dengan menggunakan tips-tips diatas kita bisa menghemat sampai 25% penggunaan bahan bakar kita.
Pengalaman gw sendiri memang tidak mudah untuk merubah gaya berkendaraan kita. Contoh waktu jalan pas sepi atau memungkinkan untuk menaikkan gas, pasti muncul godaan setan buat menaikkan kecepatan sampai maksimal dan akibatnya memang disadari atau tidak disadari kita pasti lebih banyak menggunakan rem dengan daya cengkram maksimal. Tapi buat 1-2 hari ini sudah jadi kebiasaan buat ngatur pada kecepatan yang tetap dan optimal dan untungnya gadget yang baru gw beli ini bisa membuat lebih fokus dan cuek sama setan-setan jalanan hehe~
Jadi?!?? BERKENDARAAN-LAH DENGAN LEBIH BERSAHABAT DENGAN ALAM!!!
PS: kok lama-lama gw suka bikin jargon pake kata "jadi?!?" yah :p
Sumber postingan bisa dilihat di situs ford dan tips lebih lengkap juga bisa ditemukan di sini. Sumber gambar dari situs ini.
Labels: lingkungan
Baca selengkapnya...
| »
Thursday, June 07, 2007 by Adi
Kenapa plastik? karena sampah plastik adalah salah satu sampah yang sangat sulit untuk diuraikan oleh tanah. Tanah memerlukan waktu ratusan tahun untuk menguraikan plastik tapi hitung berapa jam atau bahkan menit untuk kita menggunakan (menghasilkan sampah) plastik. Menurut situs Departemen Pekerjaan Umum (DPU) dalam setahun Indonesia menghasilkan kira-kira 40.000 ton sampah plastik. Jadi bayangin aja kapan tuh berton-ton sampah plastik kita bakal terurai tanah, padahal belom terurai kita udah numpuk lagi. Mungkin bisa dibayangin kalau tanah kita bakal terisi plastik hanya dalam jangka waktu puluhan tahun, ekstrimnya sih begitu. "Terus emang kita bisa mengurangi plastik? Emang sanggup apa kita mendaur ulang plastik?" Pasti itu pertanyaan kita. Padahal dengan beberapa langkah yang sederhana kita bisa mengurangi sampah plastik tanpa harus bersusah payah memikirkan bagaimana untuk menanggulangi sampahnya.
Yang pertama bilang TIDAK pada plastik. Maksudnya kita tidak menggunakan plastik setiap kali kita berbelanja. "Emangnya bisa? terus belanjaan kita ditaruh dimana? repot donk" Ya pasti bisa, yang sulit memang merubah kebiasaan kita yang sudah tidak ramah lingkungan, dimana-mana yang merubah kebiasaan emang sulit, apalagi merubah gaya hidup. Gimana gak gaya hidup, waktu nyewa VCD kita bawa pake plastik, waktu belanja di toko sebelah kita dikasih plastik, waktu beli gorengan kita dikasih plastik, waktu ke supermarket kita dikasih plastik, jadi plastik harus diak ui sudah jadi gaya hidup kita. Kembali ke topik, kita bisa membawa belanjaan kita ke tas yang kita bawa sendiri. Memang ini perlu usaha dan untuk belanja ke supermarket mungkin kita perlu investasi sedikit dengan membeli tas belanja sendiri. Kenapa investasi? Karena tas belanja yang kita pakai pasti bisa dipakai berulang kali dan bisa dipakai dalam hitungan tahunan bahkan bulanan. Bisa diitung deh nanti dalam sebulan kita bisa menghemat berapa plastikdengan membawa tas belanja sendiri. Tas belanja itu itu bisa dalam bentuk apa aja, kalau yang gw bawa biasanya dari tas yang terbuat dari bekas karung goni yang biasa gw dapetin dari acara seminar-seminar atau bahkan dari bekas spanduk. jadi jangan bayangin kalo tas belanja itu yang wah kayak apa gitu yang buat invest-nya perlu biaya yang gede. Punya kain bekas, bawa ke tukang jahit, dengan duit 5000 - 10.000 pasti jadi deh tuh tas belanja sendiri. Memang kita perlu usaha, yah kalau mau ngerubah gaya hidup sekali lagi emang perlu usaha.
Kedua, kalo emang tidak bisa menghindari plastik ya penuhi kantung plastik kita semaksimal mungkin dengan belanjaankita dan kalau hanya membeli beberapa barang kecil seperti usahakan untuk tidak menerima plastik.
Ketiga, kalau memang belanja banyak ya pake kardus aja. Biasanya supermarket menyediakan kardus kalo kita memang minta dan kardus lebih cepat untuk diurai oleh tanah bila akhirnya pun akan terbuang.
Memang perlu usaha untuk bilang tidak pada plastik. Sering di toko yang tidak sering gw kunjungi, gw disajikan dengan senyum aneh kalo menolak plastik dari mereka. Bahkan di Matahari, salah satu toko yang (kata orang) susah untuk ditolak plastiknya bisa juga gw tolak plastiknya walaupun harus dengan memberi penjelasan. Yah namanya edukasi, di negri ini memang informasi seperti ini masih susah didapat oleh orang yang gak punya akses makanya kita yang harus ngasih informasi seperti ini, yah anggap aja kita ini akses mereka buat dapat informasi :) Ditoko yang biasa gw kunjungi pun lama-lama udah biasa untuk tidak memberikan plastik ke gw.
Untuk Kota Semarang GELAEL sudah memulai kampanye tas belanja, jadi buat orang semarang kalau belanja di GELAEL bisa bawa tas belanja sendiri atau kalau mau dapat tas belanja dari GELAEL silahkan untuk tidak menerima tas plastik dari GELAEL sebanyak 10 kali, nanti dapat tas belanja daur ulang dari GELAEL dan ini baru dimulai dari Kota semarang. Jadi 'ma kasih buat GELAEl buat keberaniannya, kata GELAEL sempet dibilang aneh juga sama konsumennya. Angkat jempol deh buat keberanian GELAEL untuk memulai sesuatu yang dibilang 'aneh' untuk kebanyakan orang kita :)
Jadi?!??! MULAILAH BILANG TIDAK PADA PLASTIK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Labels: lingkungan
Baca selengkapnya...
| »
|

A man, stay in semarang, central java, work on environmental field and love to eat
Also a link to profile may show up here.
|